Manfaat Buah Menurut Pengajian Sains

Pala adalah salah satu rempah yang diproduksi di Indonesia dan diekspor ke banyak negara di dunia. Biji yang sangat keras ini biasanya dihancurkan atau dijadikan bubuk untuk bumbu makanan. Namun, tahukah Anda bahwa buah atau biji pala ini memiliki banyak manfaat kesehatan. Faktanya, ada banyak penelitian yang mendukung manfaat ini.

Manfaat Buah Menurut Pengajian Sains
Manfaat Buah Menurut Pengajian Sains

Manfaat Buah Menurut Pengajian Sains

Pala ternyata juga memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh walaupun tidak semua orang menyadarinya. Berikut ini beberapa manfaat pala yang sudah memiliki dukungan penelitian ilmiah.

1. Mengandung komponen anti-inflamasi

Buah pala yang diekstrak dan diambil minyaknya memiliki sejumlah manfaat karena mengandung komponen antiinflamasi. Seperti yang kita ketahui, peradangan kronis dalam tubuh dapat menyebabkan sejumlah masalah seperti diabetes dan masalah jantung.

Pala mengandung komponen anti-inflamasi yang disebut monoterpen. Jika komponen antiinflamasi ini masuk ke dalam tubuh, organ yang akan meradang atau radang akan segera dicegah. Penelitian tentang kemampuan ini masih perlu tindak lanjut. Namun tidak salah untuk mencoba selama penggunaannya adil.

2. Memiliki antioksidan kuat

 

Pala memiliki komponen antioksidan yang sangat kuat dan dapat mencegah masuknya radikal bebas dari luar. Komponen radikal bebas ini akan melindungi sel-sel terluar tubuh yang rentan terhadap infeksi. Komponen antioksidan kuat dalam pala adalah jenis fenolik termasuk protocatechuic, ferulic, dan caffeine.

Anda bisa mendapatkan fungsi antioksidan ini jika Anda menggunakan pala dalam bentuk bubuk dan dicampur dengan makanan. Efek lain yang lebih kuat dapat diperoleh jika Anda menggunakan minyak esensial yang diperoleh dengan membuat ekstrak pala kering.

3. Kemungkinan menjaga kesehatan jantung

Dari penelitian yang dilakukan pada hewan, ekstrak dari pala diketahui mampu menjaga kesehatan jantung. Fungsi ini diperoleh karena pala mampu mencegah peningkatan kolesterol tinggi. Selain itu peningkatan trigliserida juga bisa dihindari agar jantung selalu dalam kondisi terbaik.

Studi yang dilakukan pada manusia belum ada sampai sekarang. Namun, beberapa orang masih menggunakannya baik sebagai campuran jamu atau untuk campuran memasak saja. Terlepas dari fungsinya bagi tubuh, pala masih bisa diandalkan untuk memberi kesenangan pada makanan.

4. Memiliki komponen anti bakteri

Komponen anti-bakteri juga dapat ditemukan dalam biji pala yang diekstraksi atau dikonsumsi langsung setelah dihancurkan. Komponen anti-bakteri pala mampu membunuh beberapa jenis bakteri berbahaya. Bahkan bisa menyebabkan kematian pada seseorang.

Sayangnya fungsi ini hanya dilakukan dalam tes di laboratorium dengan menggabungkan ekstrak pala dengan bakteri tertentu. Tes pada manusia masih belum dilakukan sampai sekarang. Oh ya, meski belum ada penelitian, ekstrak dari pala telah banyak digunakan untuk mengobati dan mencegah infeksi bakteri yang terjadi di mulut.

5. Meningkatkan mood seseorang

Penelitian tentang efek ekstrak pada mood bagi manusia memang tidak banyak dilakukan. Namun, dari penelitian yang dilakukan pada beberapa jenis tikus diperoleh data bahwa pala dapat digunakan sebagai antidepresan. Ini berarti tikus yang stres mengalami perubahan suasana hati sehingga lebih stabil.

Meskipun tidak ada penelitian pada manusia, tidak ada salahnya menggunakan biji pala untuk meningkatkan mood. Sebagai contoh, itu digunakan sebagai campuran teh herbal untuk membuat pikiran lebih tenang, terutama wanita yang sedang menstruasi. Biasanya suasana hati mereka akan mengalami gangguan yang cukup besar.

6. Kontrol gula darah di dalam tubuh

Dari penelitian yang dilakukan menggunakan tikus, data diperoleh bahwa penggunaan biji pala yang diekstraksi kemudian diberikan langsung kepada tikus menyebabkan gula darah turun. Padahal, fungsi pankreas itu berfungsi menghasilkan pankreas sehingga gula darah bisa digunakan oleh tubuh.

Sampai sekarang belum ada penelitian yang dipublikasikan tentang manusia. Namun, kemungkinan besar memiliki efek yang sama: mengatasi masalah gula darah yang berlebihan. Jika ini terbukti jelas, bukan tidak mungkin biji pala dapat digunakan untuk menjadi obat herbal untuk mengobati dan mencegah diabetes tipe 2.

Jika Anda menderita diabetes, tidak ada salahnya menggunakan pala untuk memasak rempah-rempah. Bahkan jika Anda mendapat manfaat dari penurunan gula darah yang signifikan, itu adalah bonus. Kenali perubahan dalam tubuh Anda untuk melihat efeknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *